French Baguette Recipe


Roti asal Perancis yang berbentuk panjang ini tidak hanya rasanya yang enak - crispy diluar dan lembut di dalam. Guratan-guratan di bagian atas roti membuatnya tampil unik dan konon setiap torehan guratan tersebut memiliki sentuhan tersendiri dari tiap pembuatnya.

Ya roti unik ini bernama French Baguette atau kadang disebut Baguette saja. Roti baguette biasanya berukuran sekitar 65cm sampai 75 cm, namun ada pula yang dibuat hingga mencapai meteran. Selain itu banyak juga yang dibentuk memanjang kecil seperti roti bun untuk hot dog.

Membuat baguette ternyata gampang-gampang susah. Roti ini memiliki takaran khusus yaitu beratnya harus 320gram. Kemudian pada tiap roti harus ada 7 guntingan / torehan di sekujur bagian atasnya yang berlawanan dengan 5 torehan di le pain. Tujuannya agar roti saat dibakar bisa matang merata hingga ke bagian dalam dan bentuknya juga bagus.



Baguettes Recipe by Thiery Meunier MOF

Bahan:
Terigu Protein Tinggi min.12%             1000gr (100%)
Air                                                          650gr (65%)
Garam                                                      20gr (2%)

Bahan Puratos:
O-Tentic Durum                                        40gr (4%)

Cara Pembuatan:
Kocok (Spiral) 3 menit dengan kecepatan lambat + 5 menit dengan kecepatan tinggi
Temperatur adonan 28 derajat celcius
Bulk fermentation 20 menit
Scale (grams) 80gr
Intermediete proof 20 menit
Final fermentation 75 menit, 28C , 85%RH
Dekorasi roti sebelum melakukan pemangangan
Temperatur oven 240C
Waktu pemangangan 16 menit

TIPS:
  • Saat membentuk adonan roti usahakan memadatkannya sepadat mungkin.
  • Istirahatkan adonan selama 1 jam untuk memberikan tekstur roti yang ringan dan terasa ada lubang-lubang udara dalam roti.
  • Sisakan sepotong adonan (dough) dan tambahkan adonan tersebut ke dalam adonan baru berikutnya, ini trik membuat roti kuno yang menjadikan aroma roti maupun adonan roti semakin enak semakin sering dibuat.
  • Sebelum menaruh roti ke dalam oven, semprotkan oven dengan air untuk membuat uap. Hal ini spele tapi penting untuk membuat kulit yang crispy diluar yang menjadi ciri khas baguette.
Biasanya roti baguette disuguhkan sebagai pelengkap makan siang/malam di Eropa sana. Gue paling suka makan roti baguette ini dipanggang lagi sebentar sampe sedikit hangat atau yang langsung fresh dipotong miring terus dioles sedikit butter. Hmmm.... luarnya yang garing kontras dengan dalemnya yang lembut, gurihnya butter membuat rasanya lebih enak ^^ Suka juga dijadiin sandwich dengan smoked beef dan lettuce atau tomat.

Sayang gak semua roti baguette yang dijual rasanya enak apalagi di bakery-bakery biasa rasanya kurang otentik. Kalau mau coba mendingan langsung beli di bakery-bakery khusus aneka pastry Eropa karena kalau dari awal sudah coba baguette yang gak enak pasti gak bakal suka. Bakery yang jual roti-roti Eropa favorit gue : Kempi Deli di Grand Indonesia, Ranch Market (Pondok Indah atau Grand Indonesia), dan Deli Intercontinental Jakarta MidPlaza.

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...